MATERI PERKEMBANGBIAKAN TUMBUHAN ANGIOSPERMAE KELAS 9 SEMESTER 1
PJJ KELAS 9 SEMESTER 1
PERTEMUAN KE 4 Kelas 9
MATERI PERKERMBANGBIAKAN TUMBUHAN ANGIOSPERMAE
Pengertian Angiospermae
Tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae) berasal dari kata angio yang berarti bunga dan spermae yang berarti tumbuhan berbiji. Jadi Angiospermae adalah tumbuhan berbiji yang tertutup tertutup.
Mengapa dikatakan tumbuhan berbiji tertutup, karena bijinya selalu diselubungi oleh suatu badan yang berasal dari daun-daun buah yang disebut dengan bakal buah. Kemudian bakal buah beserta bagian-bagian lain dari bunga akan tumbuh menjadi buah dan bakal biji yang telah menjadi biji tetap terdapat di dalamnya.
Ciri-Ciri
Angiospermae memiliki ciri utama yaitu :
• Bakal bijinya berada di dalam megasporofil yang termodifikasi menjadi daun buah ( karpel) sehingga serbuk sari harus menembus jaringan daun buah untuk mencapai bakal biji dan membuahi ovum.
• Pada umumnya daun dan buah berdaging tebal, misalnya pada manga, jeruk, dan semangka.
• Daun buah berfungsi melindungi biji agar tidak kekeringan pada saat mengalami dormansi (peristiwa dimana benih mengalami masa istirahat).
• Tubuh Angiospermae terdiri dari akar, batang, daun dan bunga.
• Akarnya ada yang serabut dan ada pula yang tunggang, ada batang yang berkambium serta ada pula yang tidak memiliki cambium.
• Angiospermae memiliki pembuluh xilem yang diperkuat oleh serat dengan dinding sel tebal dan berlignin.
• Daunnya juga mempunyai beberapa tipe daun antara lain, lurus, menyirip dan menjari.
Jenis Reproduksi Angiospermae
ada beberapa jenis reproduksi di antaranya sebagai berikut ini :
Jenis Reproduksi Angiospermae
Reproduksi Vegetatif
Reproduksi vegetatif adalah cara reproduksi tanpa melalui peleburan gamet jantan dan betina. Sifat dari reproduksi vegetatif adalah menghasilkan keturunan yang identik (sifat sama) dengan induknya.
Reproduksi Vegetatif Alami :
• Tunas. Contoh : pohon pisang dan beberapa jenis palem.
• Rhizoma atau akar rimpang Contoh : jahe, lengkuas, sansivera, bunga tasbih, kunyit, dan alang-alang.
• Geragih. Contoh : tanaman stroberi, arbei, dan pegagan.
• Umbi Akar. Contoh : Dahlia, wortel, dan lobak.
• Umbi Batang. Contoh : ubi jalar dan kentang.
• Umbi lapis. Contoh : Bawang merah, bawang bombai, dan bunga bakung.
• Tunas adventif. Contoh : akar = sukun,cemara, dan daun cocor
Reproduksi Vegetatif Buatan :
1. Cangkok. Contoh : mangga, jeruk dan jambu air.
2. Merunduk. Contoh : bunga almanda.
3. Mengenten. Contoh : jeruk, mangga, kakao, belimbing, dan karet.
4. Okulasi. Contoh : bougenvile dan puring.
5. Stek. Contoh : ketela pohon, sukun, dan cocor bebek.
Reproduksi Generatif
Bunga adalah alat reproduksi seksual(generatif) pada tumbuhan angiospermae.
Berdasarkan Kelengkapannya
• Bunga Lengkap
Merupakan bunga yang memiliki semua bagian bunga tanpa terkecuali, yaitu tangkai bunga, kelopak bunga, mahkota bunga, benang sari, dan putik. Contohnya adalah bunga mawar, melati, dan bunga sepatu.
• Bunga Tidak Lengkap
Merupakan bunga yang tidak memiliki salah satu bagian bunga. Contohnya adalah bunga tanaman rumput-rumputan yang tidak memiliki mahkota bunga.
Berdasarkan alat reproduksinya :
• Bunga sempurna
Merupakan bunga yang memiliki benang sari dan putik sekaligus, selain itu juga memiliki bagian-bagian bunga yang lain. Contohnya adalah bunga sepatu.
• Bunga tidak sempurna
Merupakan bunga yang hanya memiliki benang sari atau hanya memiliki putik saja, selain itu juga memiliki bagian-bagian bunga yang lain. Contohnya adalah bunga salak, bunga kelapa.
Penyerbukan (Polinasi)
Penyerbukan adalah jatuhnya / melekatnya serbuk sari / benang sari pada kepala putik. Macam – macam Penyerbukan :
Berdasar Asal Serbuk Sari
1. Autogami (sendiri) = serbuk sari berasal dari bunga yang sama (satu bunga).
2. Geitonogami (tetangga) = serbuk sari berasal dari bunga lain tapi masih satu individu.
3. Alogami (silang) = serbuk sari berasal dari individu lain tapi masih dalam satu jenis.
4. Hibridasi (bastar) = serbuk sari berasal dari yang lain jenis.
Berdasarkan Faktor Yang Membantu /Perantara
• Anemogami, yaitu penyerbukan dengan bantuan angin.
• Hidrogami, yaitu penyerbukan dengan bantuan air.
• Antropogami, yaitu penyerbukan dengan bantuan manusia.
• Zoidiogami, yaitu penyerbukan dengan bantuan hewan.
Klasifikasi Angiospermae
Tumbuhan berbiji tertutup terdiri atas dua kelas, yaitu kelas Monocotyledonae dan Dicotyledonae.
1. Kelas Monocotyledonae / Monokotil
Ciri utama tumbuhan monokotil adalah akar berbentuk serabut, batang beruas-ruas, tidak berkambium, pertulangan daun sejajar atau melengkung, bagian-bagian bunga berjumlah tiga atau kelipatannya, memiliki satu kotiledon/keping lembaga.
2. Kelas Dicotyledonae / Dikotil
Ciri utama tumbuhan dikotil adalah akar berbentuk tunggang, batang bercabang danberuas-ruas, berkambium, letak berkas pengangkut teratur, tipe berkas pengangkut kolateral terbuka, pertulangan daun menyirip atau menjari, bagian-bagian bunga berjumlah 4, 5 atau kelipatannya, memiliki 2 keping lembaga/kotiledon.
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Nama :
Kelas :
Tgl Mengerjakan :
PILIHAN GANDA
Tulis soal dan jawabanya di buku latihan!
1.Dibawah ini yang merupakan ciri tumbuhan angiospermae adalah ........
a.Biji tertutup kulit buah
b. Biji tidak tertutup daging buah
c.Biji tertutup daging buah
d. Biji tidak tertutup kulit buah
2.Yang bukan merupakan tumbuhan angiospermae adalah :
a.Mlinjo,pakis,melon,pepaya,nanas
b.Rambutan,jambu,mangga,alpukat,pepaya
c.Jambu,mangga,pepaya,pakis haji, melon
d.Mangga, rambutan,pepaya,melon,mlinjo
3.Reproduksi pada tumbuhan angiospermae yang tidak melibatkan alat reproduksi disebut........
a.Reproduksi generatif
b. Reproduksi seksual
c.Reproduksi vegetatif
d. Reproduksi angiospermae
4.Di bawah ini merupakan contoh reproduksi vegetatif alami, kecuali...........
a.Geragih c. Merunduk
b. Umbi akar d. Rhizoma
5.Sebutkan dengan urut contoh umbi akar, batang dan lapis
a.Singkong, bawang bombai, talas
b. Dahlia, wortel,bawang merah
c.Wortel, ketela, bawang bombai
d. Kentang, dahlia, bawang merah
Mengetahui,
Orang tua
___________
KIRIM KE EMAIL IBU YA
Atau ke WA ibu 🙏